Minggu, 09 Agustus 2009

SOAL UJIAN TEORI SIM GOLONGAN A UMUM

SOAL-SOAL UJIAN TEORI

SIM GOLONGAN : A UMUM ( 0 )

SERI : 3

WAKTU : 30 MENIT


PERHATIAN :


1. JAWABAN TIDAK DITULIS PADA LEMBAR SOAL INI TETAPI PADA KERTAS LEMBAR JAWABAN
2. BERILAH TANDA SILANG (X) HANYA PADA JAWABAN YANG PALING BENAR
3. BACALAH TIAP PERTANYAAN DENGAN BAIK DANA TENANG
4. SELAMAT BEKERJA


1. Sebagai pengemudi yang baik anda harus mampu :
a. Mengendarai mobil dengan hati-hati
b. Mengendarai mobil dengan ketrampilan dan kecepatan yang tinggi
c. Dapat mengendalikan diri,tidak cepat naik darah /emosi ,sabardan telti dalam segala situasi serta memiliki ketrampilan mengemudi yang memadai

2. Sebagai pemilik SIM –A,anda dapat mengemudikan :
a. Mobil penumpang dan kendaraan roda dua
b. Mobil beban dan mobil Bis yang beratnya 3500 Kg
c. Mobil beban dan mobil Bis dengan jumlah beratnya yang diperbolehkan kurang dari 3500 Kg serta mobil penumpang

3. Apa yang harus dilakukan oleh kendaraan-kendaraan tersebut ?
a. Kendaraan C harus berhenti
b. Kendaraan B harus mengurangi kecepatan
c. Kendaraan A harus berhenti

4. Anda sedang mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan/jalan tol.Untuk berapa lama anda diperbolehkan berada di lajur paling kanan ?
a. Saat-saat yang dibutuhkan untuk melewati kendaraan-kendaraan lain
b. Sepanjang tidak ada kendaraan lain yang akan melewati kendaraan anda
c. Sepanjang anda masih mengikuti kendaraan lain yang berada di lajur kanan yang belum menyelesaikan gerakan mendahului

5. Suatu jalan satu arah yang berlajur dua maka lajur yang kanan dimaksudkan :
a. Untuk kendaraan yang berjalan cepat
b. Untuk mendahului dan persiapan untuk membelok ke kanan
c. Hanya untuk kendaraan bermotor saja

6. Kecepatan yang aman untuk semua kendaraan bermotor di jalan tol adalah :
a. Tidak kurang dari 60 km/jam
b. 100 Km/jam
c. Mematuhi petunjuk rambu lalu lintas yang ada

7. Bagaimana mengatur kecepatan anda waktu melewati kendaraan lain ?
a. Kecepatan kendaraan anda harus ditambah,sehingga cukup untuk melewati dengan aman
b. Batas kecepatan maksimum yang ditentukan tidak boleh dilampaui kecuai bila terpaksa untuk detik-detik sewaktu melewati
c. Kedua jawaban di atas adalah benar

8. Dilarang melewati kendaraan lain yang sedang berjalan,walaupun tidak ada rambu-rambu yang melarangnya pada :
a. Jalan yang menurun terjal
b. Jalan yang berlobang-lobang
c. Jalan tikungan yang tiadak bebas pandang

9. Dari jawaban di bawah ini menurut uruan,siapa yang terutama wajib di beri priories (berjalan lebih dahulu )

a. Kereta api/Trem,pemadam kebakaran yang sedang melkasanakan tugas,ambulans yangsedang mengangkut orang sakit,kendaraan yang memberikan pertolongan waktu kecelakaan lalu lintas,iring-iringan pengantaran jenazah ,konvoi,pawai atau kendaraan orang cacat dan kendaraan yang sedang mengangkut barang-barang khusus.
b. Dipersimpangan jalan tanpa tanda-tanda atau rambu-rambu lalu lintas apabila tiba bersama atau kira-kira bersamaan, lalu lintas dari kiri.
c. Dipersimpangan jalan yang terpasang rambu “wajib mendahulukan “

13. Pada umumnya apabila tidak ditentukan lain, kecepatan maksimum yang berlaku di dalam daerah perumahan/kota adalah :
a. 40 km/jam
b. 60 km/jam
c. 50 km/jam

18. Apabila terjadi tabrakan yang mengakibatkan kendaraan anda mengalami rusak berat, sedangkan anda menyadari kesalahan tidak pada pihak anda,apa yang anda akan lakukan ?
a. Minta ganti rugi kepada pengemudi yang menabarak dan tidak perlu harus ke Polisi
b. Tidak minta ganti kerugian karena kerusakanya ringan saja dan anda dapat mengganti dengan biaya sendiri,serta tidak perlu melapor ke Pos Polisi terdekat
c. Bersedia menghadap Polisi yang menangani kecelakaan lalu lintas

19. Pernyataan di bawah ini mana yang paling benar disesuaikan dengan Undang-Undang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan No. 14 th.1992 :

a. Bagi pengemudi dan penumpang yang duduk di samping pengemudi kendaraan bermotor beroda empat atau lebih wajib memakai sabuk pengaman
b. hanya bagi pengemudi kendaraan bermotor beroda empat atau lebih wajib memakai sabuk keselamatan.
c. Semua penumpang termasuk pengemudi kendaraan bermotor beroda empat wajib memakai sabauk pengaman

21. Sesuai dengan pasal 16 Undang-undang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan No. 14 th 1992 pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan meliputi :
a. Pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor dan SIM pengemudinya
b. Pemeriksaan persyaratan teknis dan laik jalan serta pemeiksaan surat-surat kendaraan maupun SIM pengemudinya
c. Pemeriksaan syarat teknis ,laik jalan,pemeriksaan tanda laulus uji,surat bukti pendaftaran kendaraan bermotor dan SIM pengemudinya serta lain-lain yang diperlukan

27. Kendaraan bermotor anda yang beroperasi di jalan, harus memenuhi ambang batas laik jalan yang antara lain :

a. Ambang batas gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistim rem, kemampuan pancar lampu utama dan kedalaman alur ban luar.
b. Ketebalan asap, lampu penunjuk arah, dan daya cengkeram rem.
c. Tidak perlu dipersoalkan bagi kendaraan bermotor yang masih baru.

28. Untuk keselamatan anda pada waktu berjalan mengikuti kendaraan lain. Anda harus dapat menjaga jarak sesuai dengan :

a. Kecepatan.
b. Besar kecilnya kendaraan yang diikuti.
c. Semuanya.

29. Pencabutan SIM seseorang oleh vonis Hakim berakibat :
a. Orang tersebut untuk sementara waktu tidak boleh mengemudi sampai batas vonis Hakim tersebut berakhir.
b. Orang tersebut selamanya tidak boleh mengemudi.
c. Orang tersebut dapat mengemudi kembaliasal mendapatkan SIM baru dari Polisi.

30. Ukuran maksimum tinggi dan lebar kendaraan ditentukan oleh Peraturan Pemerintah tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan yaitu :
a. Tinggi maksimum tidak melebihi 4200 milimeter dan tidak melebihi 1,7 kali lebar kendaraannya sedangkan lebar maksimum tidak melebihi 2500 milimeter.
b. Tinggi maksimum tidak melebihi 3500 milimeter dan tidak melebihi 1,7 kali lebar kendaraannya sedangkan lebar maksimum tidak elebihi 2500 milimeter.
c. Tinggi maksimum tidak melebihi 4200 milimeter tanpa kecuali sedangkan lebar maksimum tidak melebihi 2500 milimeter.

Rabu, 05 Agustus 2009

SOAL UJIAN SIM

Soal Ujian SIM dalam tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya mengurus SIM sendiri. Sebagaimana saya sampaikan di atas, bahwa saya mengurus SIM baru, sehingga saya mengikuti seluruh proses yang ada termasuk ujian teori SIM dan prakteknya. Berikut beberapa tips yang mungkin berguna sebagai bekal anda dalam mengikuti ujian teori SIM C maupun A beserta ujian prakteknya. Tulisan ini tidak ditujukan sebagai panduan resmi namun hanya sebagai sharing pengalaman saja, karena soal ujian teori memiliki beberapa jenis, dan masing-masing tidak sama. Namun demikian semoga anda mendapat gambaran yang lebih jelas tentang soal ujian SIM ini.

Soal Ujian SIM C dan SIM A sebenarnya cukup mirip dan tidak terlalu sulit. Namun demikian bukan berarti dapat dilakukan tanpa persiapan, hal ini terbukti dengan tidak lulusnya beberapa orang yang ikut ujian bersama dengan saya. Soal ujian teori SIM C dan A sama-sama terdiri dari 30 soal dengan waktu penyelesaian 45 menit. Berikut beberapa jenis soal yang sempat saya ingat.

Soal Ujian Teori SIM
Soal Ujian SIM C
Ujian teori SIM C antara lain meliputi: rambu prioritas jalan (ingat panah warna putih ke atas dan warna merah ke arah bawah kan?), jalan licin, Dilarang melakukan U Turn, jalan turun, arti rambu jalan berupa garis kuning, putih dan putus-putus di tangah maupun di bahu jalan, prioritas jalan untuk berbagai situasi di persimpangan jalan dan tanda ayunan tangan polisi saat mengatur lalu lintas.


Soal Ujian SIM A
Ujian teori SIM A memiliki banyak kesamaan dengan materi soal ujian teori SIM C dengan tambahan antara lain mengenai ketentuan penggunaan SIM A, B dan jenis SIM lainnya, KIR, masa berlaku sim termasuk ketentuan pencabutan sim.

Ujian SIM Praktek
Soal Ujian SIM C:
Ketentuan dalam ujian praktek ini adalah bahwa kaki tidak boleh turun, dan terdiri dari 3 bagian:
- Jalan lurus sempit
- Jalan membentuk angka 8 yang sangat kecil
- Jalan zigzag yang sangat sempit dan sulit. Saya gagal di ujian ini 3 kali. Setelah 4 kali baru berhasil

Soal-soal ujian SIM tersebut menurut saya terlalu sulit untuk dilakukan apalagi untuk orang yang belum lama belajar naik motor. Bahkan saya yang sudah berpengalaman hampir 20 tahun mengendarai motorpun merasa kesulitan dengan ujian ini terutama ujian zigzag (lihat gambar di atas). Hal ini diperkuat dengan tingkat kegagalan yang sangat tinggi bagi para peserta, rombongan saya bahkan gagal semua.
Setelah saya pikir, ujian ini nampaknya sama sekali tidak berguna di dunia nyata. Emang siapa yang akan jalan di gang, sambil zigzag dan repot-repot tidak turun kakinya ke jalan. Ndak mungkin deh, menurut saya malah kalau hal itu dipraktekkan malah akan membahayakan pengguna jalan lain.
Saya jadi kepikiran, bahwa jika lulus ujian ini, maka kita bukannya akan memerlukannya di jalan beneran tetapi di sirkus sebagai ahli akrobat. Jangan tertipu dengan contoh yang diberikan oleh petugas di sana yang seolah-olah mudah doilakukan. Percayalah, mereka bisa melakukan dengan mudah karena mereka sudah melatihnya setiap hari. Bagi orang-orang yang baru mencobanya pertama kali kemungkinana besar akan kesulitan karena kapan kita pernah melakukan hal tersebut di jalan raya? Di tambah lagi, kita tidak diperkenankan mencoba terlebih dahulu agar paling tidak dapat membiasakan diri. It gets harder.
Pemikiran saya, kalau ujian SIM C ini dibiarkan seperti ini tidak heran banyak orang yang frustasi dan mendorong mereka untuk ambil jalan pintas dengan menggunakan jasa calo ya?
Kebetulan bersama saya ada orang yang sudah 3 kali ikut ujian praktek ini dan masih gagal juga. Kebayangkan, frustasinya bolak-balik ke kantor polisi cuman untuk ujian selama sekitar 10 menit. Gagal maning…gagal maning…

Berikut beberapa tips dari saya yang sudah gagal 3 kali mencoba
- Saat berbelok ambil mepet ke kiri juika akan belok kiri dan sebaliknya.
- Gunakan gigi 2 untuk mempermudah pengaturan gas lebih halus.
- Pergunakan motor milik anda sendiri agar anda sudah terbiasa dengan motor tersebut.
- Khusus untuk zigzag jangan ambil terlalu melebar, ambil arah lurus dan semepet mungkin dengan palang pertama, dan segera belokkan roda depan anda ke arah sebaliknya begiru melewati rintangan pertama.
- Jangan pikirkan roda belakang, sebagai gantinya fokus ke roda depan agar dapat melalui rintangan semepet mungkin dan menjaga keseimbangan.
- Anda dapat membuat latihan sendiri dengan cara membuat lubang kotak ukuran 15 x 15 jarak sumbu 1 m sebanyak 6 buah dan cobalah untuk melaluinya secara zigzag tanpa terperosok ke dalam lubang tersebut.

Update 23 Juli 2009: Ada tips baru yang saya dapet hari ini dari teman, saya sendiri belum mencobanya. Tipsnya adalah gunakan choke, tujuannya agar saat motor di gas akselerasinya tidak terlalu cepat sehingga memudahkan kontrol saat belok-belok. Jangan terlalu besar chokenya ya, kuatirnya malah motor gampang mati.


Saran saya untuk penyelenggara:
- Biarkan peserta mencoba terlebih dahulu untuk membiasakan diri.
- Soal ujian seharusnya dipermudah misalnya dengan memperlebar jarak antar rintangan atau ukuran angka 8. Toh tujuan kita hanya mengecek kemampuan mengendarai seseorang, dan bukan untuk mencetak ahli akrobat.
- Harapannnya, dengan berkurangnya tingkat kesulitan ujian praktek ini, maka orang tidak akan terdorong untuk nembak.


Soal Ujian SIM A
Ujian Praktek SIM A hanya terdiri dari 1 aktivitas yaitu parkir di antara rintangan dari arah kiri dan kanan. Ketentuannya adalah bahwa kita tidak boleh memajumundurkan mobil saat proses parkir tersebut. Dengan kata lain hanya boleh mundur saja.
Berikut beberapa tipsnya:
- Biasakan terlebih dulu dengan pedal gas, umumnya mobil yang digunakan sudah tidak layak lagi pengaturan gasnya dan sudah habis kanvas koplingnya.
- Atur kaca spion terlebih dahulu sesuai kebutuhan kita. Pastikan bahwa bagian roda belakang nampak di spion kita.
- Lakukan perlahan-lahan dan kalau perlu berhenti dulu. Ingatlah bahaw ayang dilarang adalah maju dan bukan berhenti. Berhenti sejenak akan membantu kita mengukur jarak lebih baik.
- Perhatikan posisi ban belakang dan rintangan, ambil semepet mungkin jarak antara roda belakang dan rintangannya.
- Ambil putaran yang agak jauh agar mobil lebih lurus saat masuk dan tidak menyenggol rintangan di sisi lain.

Ok. Itu sharing pengalaman saya, semoga bermanfaat. Jika anda memiliki pengalaman atau tips lainnya, atau ingin menyempurnakan tulisan ini silahkan masukkan komentar anda.

Saran terakhir, Mari kita perbaiki bangsa ini mulai dari diri kita dengan menggunakan prosedur resmi mengurus SIM, at least untuk perpanjangan. Saya juga belum tahu, apakah ujian SIM ini bisa dilakukan di outlet SIM yang ada di Mall. Kalau bisa asik juga ya.

tips ujian SIM C

Berikut beberapa tips bagi yang akan menempuh ujian praktek SIM C:

Ketentuan dalam ujian praktek ini adalah bahwa kaki tidak boleh turun, dan terdiri dari 3 bagian:
- Jalan lurus sempit
- Jalan membentuk angka 8 yang sangat kecil
- Jalan zigzag yang sangat sempit dan sulit.

Supaya lancar:
- Saat berbelok ambil mepet ke kiri jika akan belok kiri dan sebaliknya.
- Gunakan gigi 2 untuk mempermudah pengaturan gas lebih halus.
- Pergunakan motor milik anda sendiri agar anda sudah terbiasa dengan motor tersebut.
- Khusus untuk zigzag jangan ambil terlalu melebar, ambil arah lurus dan semepet mungkin dengan palang pertama, dan segera belokkan roda depan anda ke arah sebaliknya begitu melewati rintangan pertama.
- Jangan pikirkan roda belakang, sebagai gantinya fokus ke roda depan agar dapat melalui rintangan semepet mungkin dan menjaga keseimbangan.
- Pijakan kaki penumpang dilipat supaya tidak menyenggol palang.
- Anda dapat membuat latihan sendiri dengan cara membuat 6 buah palang/batu berjarak masing2 1 m lalu cobalah untuk melaluinya secara zigzag tanpa menyenggol palang/batu tersebut.